Tempat Paling Basah dan Berhujan Di Dunia


Desa Mawsynram di sebelah utara Bangladesh, mempunyai curah hujan tahunan sebesar 11.872 mm, dan saat ini dianggap sebagai tempat dengan curah hujan paling tinggi di bumi. 16 km di sebelah barat Desa Mawsynram, terdapat desa Dikutip dari keepo.me, bacaan di kala bosan Cherrapuji, atau yang dikenal dengan nama Sohra. Cherrapuji tetap memegang rekor curah hujan tertinggi dalam 1 bulan (9.300 mm pada Juli 1861) dan dalam satu tahun kalender (26.461 mm antara Agustus 1960 dan Juli 1961).

1. Dua desa Mawsynram & Cherrapunji adalah bagian dari Khasi Hills di
    Meghalaya, India, yang mana merupakan daratan tinggi subtropis tempat
    kediaman 1,23 juta penduduk asli Khasi.



Hampir semua curah hujan di daerah tersebut terjadi selama bulan-bulan musim hujan, ketika angin yang bertiup dari Teluk Benggala mengarahkan hujan ke Khasi Hills dan daerah lembah. Walaupun ini adalah tempat terbasah di bumi, tapi kekeringan menjadi sumber masalah di Meghalaya selama musim selain musim hujan, karena penggundulan hutan yang merajarela dan hujan lebat menghanyutkan lapisan atas tanah.

2. Mawsynram



3.


4.



5.


 6.



7. Sistem pengukur baru akan diimplementasikan akhir tahun ini di pusat
    pengamatan cuaca.



8. Penduduk lokal mengenakan payung dari bambu dan daun pisang, yang disebut
     'knups', kalau mereka hendak melakukan kegiatan mereka.



 9.




10. Winchester Lyngkhoi, 26, membawa daging segar ke kiosnya saat market day.



Ketika ditanya apakah sulit untuk tinggal di tempat yang berhujan seperti ini, dia menjawab, "Kita tidak memikirkan soal itu. Di sini akan selalu hujan tapi kita harus bekerja, jadi lebih baik tidak memikirkannya."


11. Sekitar 70% penduduk Khasi menganut agama Kristen, sebagai hasil dari
     penyebaran agama para misionaris Welsh pada pertengahan tahun 1840. 



 12. Tempat Perhentian Bus.



13. Yang paling terkenal di tempat ini adalah 'jembatan kayu hidup', yang sudah
      terbentuk selama ratusan tahun.



Padahal kayu biasa akan membusuk di tempat yang lembab seperti ini.


14. Penduduk desa mengatur akar pohon karet ini untuk tumbuh di tempat yang
      spesifik, supaya akar tersebut dapat tumbuh menjadi struktur yang kokoh
      sehingga mampu dijadikan jalan.


15.



16. Gambar yang memperlihatkan bagaimana penduduk lokal memanipulasi akar
      pohon untuk menjadi jembatan.



17. Contoh jembatan hidup yang sedang 'tumbuh' yang disupport kayu bambu.



18. Ada Juga Tangga Hidup


 19. Keindahannya pun tak diragukan lagi, kan?



Tertarik kesana? Saya juga :)

Sumber: disini

Post a Comment

0 Comments